Media sosial sedang ramai membicarakan dugaan perselingkuhan di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kasus ini melibatkan seorang suami pemilik toko grosir dengan salah satu karyawannya. Pemilik usaha tersebut membongkar hubungan terlarang ini melalui unggahan video. Ia memberikan keterangan bahwa hubungan gelap tersebut telah berlangsung selama sepuluh tahun.
Dugaan perselingkuhan ini menjadi perhatian besar karena klaim keberadaan dua orang anak. Pemilik toko mengaku sangat kecewa terhadap perilaku suami dan karyawannya. Ia telah menganggap karyawan berinisial HS tersebut sebagai bagian dari keluarganya sendiri. Kepercayaan jangka panjang tersebut kini hancur setelah bukti-bukti hubungan muncul ke permukaan.
Pihak keluarga korban telah meminta klarifikasi langsung kepada pihak yang terlibat. Mereka sempat melakukan upaya pembuktian melalui sumpah terkait tuduhan perselingkuhan tersebut. Video proses klarifikasi ini juga tersebar luas dan memicu berbagai komentar dari warganet. Banyak orang menyoroti betapa rumitnya konflik rumah tangga yang melibatkan lingkungan pekerjaan.
Hingga saat ini, kisah tersebut masih menjadi topik perbincangan hangat di jagat digital. Masyarakat terus mengikuti perkembangan informasi mengenai nasib rumah tangga sang pemilik toko. Kejadian ini menjadi pengingat tentang risiko konflik personal dalam operasional bisnis keluarga. Kasus ini tetap menonjol sebagai salah satu berita viral dari Sulawesi Selatan.





