Gugur di Lebanon, MUI Ajak Umat Islam Gelar Salat Gaib untuk 3 Prajurit TNI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak seluruh umat Islam melaksanakan salat gaib secara serentak. Ajakan ini merupakan bentuk doa bagi tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon
Cholil Nafis, Wakil Ketua Umum MUI
Cholil Nafis, Wakil Ketua Umum MUI

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak seluruh umat Islam melaksanakan salat gaib secara serentak. Ajakan ini merupakan bentuk doa bagi tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon. Ketiga prajurit tersebut meninggal dunia saat menjalankan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL.

Serangan militer Israel di wilayah Lebanon Selatan menjadi penyebab utama gugurnya para ksatria bangsa tersebut. Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis, meminta masyarakat mendoakan para korban agar mendapatkan ampunan. Ia berharap Allah SWT memberikan pahala atas pengabdian luar biasa mereka menjaga perdamaian dunia.

Kecaman Keras atas Tindakan Militer

Cholil Nafis juga mengecam keras serangan militer yang menewaskan prajurit penjaga perdamaian itu. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kezaliman nyata di kancah internasional. MUI mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk bergerak lebih aktif menghentikan kekerasan.

Selain itu, Cholil meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersikap lebih tegas dalam menegakkan keadilan. PBB harus menjamin kedaulatan negara serta memastikan keselamatan seluruh pasukan perdamaian di lapangan. Dunia internasional tidak boleh membiarkan aksi kekerasan ini terus berlanjut tanpa konsekuensi hukum.

Penghormatan bagi Pahlawan Kemanusiaan

Seruan salat gaib ini muncul sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa para prajurit. Mereka telah mengorbankan nyawa demi menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah konflik yang sangat berbahaya. Kehilangan ini menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia dan seluruh pejuang perdamaian global.

Masyarakat diharapkan dapat memanjatkan doa terbaik di masjid-masjid maupun musala di seluruh penjuru negeri. Perjuangan para prajurit TNI ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mewujudkan ketertiban dunia.

Baca Juga: ASN WFH Dilarang Pakai Kendaraan Pribadi Saat Bepergian