porenesia.com – Laga bertensi tinggi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung akhirnya berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Persija selaku tuan rumah batal menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta karena alasan faktor keamanan.
Bek Persib Bandung Federico Barba menegaskan bahwa perpindahan lokasi ini bukan merupakan sebuah keuntungan bagi tim tamu. Persib justru harus menempuh perjalanan yang jauh lebih lama untuk mencapai lokasi pertandingan di wilayah Kalimantan tersebut.
Barba sepakat dengan pandangan pelatih Bojan Hodak bahwa tidak ada tim favorit dalam setiap pertandingan bertajuk derbi. Duel kali ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim dalam persaingan ketat memperebutkan gelar juara musim ini.
Pemain asal Italia tersebut semula berharap laga tetap berjalan di Jakarta agar suasana pertandingan menjadi lebih menarik. Kehadiran banyak penonton di stadion penuh memberikan energi tambahan bagi para pemain yang sedang bertanding di lapangan.
Meskipun harus bermain jauh dari ibu kota, Barba memilih untuk tidak terlalu memikirkan persoalan pemilihan arena pertandingan. Fokus utamanya saat ini adalah mempersiapkan mental serta fisik guna meraih kemenangan penuh atas rival abadi mereka.
Pelatih Bojan Hodak juga menyatakan kesiapan skuad asuhannya untuk tampil maksimal di depan publik sepak bola Samarinda. Persib menargetkan tiga poin penting guna terus menempel ketat posisi puncak klasemen sementara pada kompetisi kasta tertinggi.
Persija Jakarta tetap berambisi memenangkan laga kandang usiran ini demi menjaga kehormatan serta gengsi di hadapan pendukungnya. Strategi khusus telah disiapkan oleh tim pelatih Macan Kemayoran guna meredam agresivitas serangan balik yang menjadi ciri khas Persib.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu sore dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian serta panitia pelaksana setempat. Seluruh pecinta sepak bola nasional menantikan aksi berkualitas dari para bintang kedua tim dalam balutan derbi Indonesia.





