Kunjungi Bali, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Pentingnya Deep Learning di Sekolah Dasar

"Ikatlah ilmu dengan menuliskannya agar pemahaman kita menjadi lebih kuat," pesan Mendikdasmen Abdul Mu’ti kepada para siswa di Denpasar.
Kunjungan Mendikdasmen
Kunjungan Mendikdasmen

porenesia.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meninjau proses pembelajaran di SDN 6 Sumerta, Denpasar, Bali, Kamis kemarin. Dalam kunjungannya, Menteri Mu’ti menekankan pentingnya pembelajaran mendalam atau deep learning melalui penguatan literasi sejak dini.

Menteri Mu’ti berinteraksi langsung dengan murid kelas 4 melalui materi penggunaan kata hubung dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Para murid diajak menyusun kalimat secara aktif serta kontekstual agar mereka lebih mudah memahami fungsi bahasa sehari-hari.

Pendekatan pembelajaran aktif dan menyenangkan ini bertujuan membantu peserta didik memahami materi tanpa perlu merasa terbebani oleh hafalan. Menteri Mu’ti mendorong para guru untuk terus mengaitkan setiap pengetahuan dengan pengalaman nyata kehidupan sehari-hari siswa.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh murid untuk mulai membangun budaya menulis sebagai bagian dari proses belajar. Menulis dianggap mampu melatih koordinasi motorik serta membantu memperkuat daya ingat peserta didik terhadap materi pelajaran yang diterima.

Mendikdasmen juga meninjau kondisi fisik sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi melalui program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program bertajuk Wujudkan Sekolah ASRI ini memberikan bantuan berupa rehabilitasi satu gedung dengan tiga ruang kelas baru.

Bantuan revitalisasi tersebut bertujuan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman serta nyaman bagi seluruh murid di sekolah tersebut. Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas sarana pendidikan dasar guna mencetak generasi emas Indonesia yang unggul serta kompetitif.

Kepala SDN 6 Sumerta Luh Made Wardyaningsih mengapresiasi kunjungan serta perhatian besar pemerintah terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Ia berharap bantuan fisik tersebut dapat menunjang kenyamanan siswa dalam menuntut ilmu di masa depan secara lebih optimal.

Kunjungan kerja ini menegaskan prioritas pemerintah dalam memperbaiki sistem pendidikan nasional melalui pendekatan yang lebih humanis serta inovatif. Transformasi pendidikan dasar menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di seluruh wilayah nusantara.