porenesia.com – Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 3.225 personel gabungan untuk mengawal tiga aksi unjuk rasa di Jakarta. Personel keamanan tersebut berasal dari jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek di wilayah Jakarta Pusat.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menyatakan bahwa ribuan petugas akan bersiaga sejak Senin pagi. Pengamanan unjuk rasa ini melibatkan personel berseragam maupun petugas berpakaian sipil untuk menjamin ketertiban umum. Aksi pertama akan berlangsung di depan gedung Kemendikti Saintek oleh BEM SI Kerakyatan bersama koalisi masyarakat sipil. Massa dijadwalkan mulai berkumpul dan menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pada pukul 11.00 WIB.
Aksi kedua datang dari kelompok mahasiswa DEMA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada pukul 10.00 WIB pagi. Mereka berencana menggelar unjuk rasa di kawasan Silang Selatan Monas guna menyuarakan tuntutan mereka kepada publik. Sementara itu, massa dari BEM UNINDRA juga akan bergerak menuju gedung DPR/MPR RI sekitar pukul 11.00 WIB. Pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan khusus untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersebut.
Iptu Erlyn menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan akan mengedepankan sisi humanis dalam melayani para peserta aksi. Polisi berkomitmen untuk menjaga agar penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan aman dan lancar. Pihak kepolisian juga mengimbau peserta aksi agar tidak melakukan tindakan provokasi yang dapat memicu tindakan anarkis. Massa diminta tidak membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum demi kenyamanan masyarakat lain yang sedang beraktivitas.
Hormati hak-hak warga sekitar serta jangan melakukan perlawanan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas di lapangan. Kepolisian berharap seluruh rangkaian aksi unjuk rasa hari ini dapat berakhir dengan damai tanpa ada insiden berarti.





