porenesia.com – Jagat media sosial heboh dengan hilangnya seluruh konten pada akun Instagram musisi Ahmad Dhani sejak Minggu sore. Akun @ahmaddhaniofficial mendadak kosong tanpa unggahan serta kehilangan daftar pengikut maupun akun yang diikuti oleh pentolan Dewa 19 tersebut.
Peristiwa ini terjadi tak lama setelah Ahmad Dhani mengunggah foto putrinya, Safeea Ahmad, di sela prosesi siraman El Rumi. Dalam unggahan tersebut, Dhani menuliskan kritik tajam mengenai sebuah drama yang melibatkan sosok wanita dari masa lalunya. Dhani juga melayangkan tuduhan terkait skandal perselingkuhan lama yang menyeret nama salah satu petinggi stasiun televisi swasta. Unggahan provokatif itu langsung memicu perdebatan sengit di kolom komentar sebelum akhirnya seluruh akses akun tersebut terputus.
Sahabat dekatnya, Ari Lasso, menjadi salah satu orang pertama yang menyadari hilangnya akun milik suami Mulan Jameela tersebut. Ari menanyakan melalui media sosial pribadinya apakah Dhani sengaja mematikan akun tersebut atau ada faktor teknis lain yang terjadi. Pihak manajemen Ahmad Dhani kemudian merilis keterangan pers resmi menanggapi kegaduhan yang terjadi di ruang digital. Mereka menyebut hilangnya akun tersebut sebagai bentuk pembungkaman digital yang diduga melibatkan kelompok buzzer bayaran serta oknum media.
Ahmad Dhani membantah dugaan bahwa ia sengaja menonaktifkan akun tersebut untuk menghindari serangan para netizen di media sosial. Ia menduga akun miliknya hilang karena pelaporan massal oleh akun-akun tanpa identitas yang bertujuan menutup akses informasinya. Tim internal Dhani saat ini tengah melacak pihak yang mengarahkan pergerakan para buzzer untuk menyerang akun pribadinya tersebut. Musisi asal Surabaya ini menegaskan bahwa hilangnya akses Instagram tidak akan menghentikan langkahnya untuk mengungkap fakta masa lalu.
Dhani berencana menggelar jumpa pers resmi guna menjelaskan persoalan ini secara lebih rinci kepada rekan-rekan media nasional. Ia merasa tidak perlu melakukan drama karena akun tersebut merupakan aset penting yang sulit untuk kembali seperti semula.





