porenesia.com – Presiden Prabowo Subianto diagendakan hadir dalam puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas Jakarta. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M. Qodari mengonfirmasi rencana kehadiran Kepala Negara tersebut pada Rabu siang.
Pemerintah ingin menegaskan posisi negara yang berdiri bersama para pekerja atau buruh dalam peringatan tahun ini. Qodari menekankan bahwa pemerintah hadir sebagai pelindung pekerja sekaligus penjaga keberlanjutan lapangan kerja di seluruh Indonesia. Negara percaya bahwa kesejahteraan para pekerja dan kesehatan dunia usaha tidak saling bertentangan satu sama lain. Pemerintah menilai pekerja serta pemilik usaha memiliki tujuan yang sama dan harus saling membutuhkan demi kemajuan bangsa.
Puncak peringatan May Day 2026 akan berlangsung di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Jumat mendatang. Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea memperkirakan ratusan ribu massa buruh akan memadati kawasan pusat ibu kota tersebut. Sekitar 211.800 buruh terdaftar akan hadir ditambah dengan massa dari komunitas ojek online yang turut bergabung. Total peserta aksi damai tersebut diperkirakan mencapai angka 400.000 orang dari berbagai elemen serikat pekerja nasional.
Andi Gani menyebut kehadiran Presiden Prabowo menjadi simbol penting bagi masa depan hubungan industrial di tanah air. Selain Presiden, sejumlah tokoh buruh internasional juga terjadwal akan menghadiri acara tersebut secara langsung di Monas. Pemerintah berharap momentum Hari Buruh tahun ini dapat memperkuat sinergi antara regulator, pengusaha, dan seluruh tenaga kerja. Stabilitas dunia usaha menjadi kunci utama agar perusahaan dapat membayarkan hak-hak pekerja secara tepat waktu dan adil.
Seluruh persiapan pengamanan kawasan Monas kini terus diperkuat guna menyambut kedatangan ratusan ribu massa dari berbagai daerah. Aparat keamanan mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban selama berlangsungnya perayaan Hari Buruh nasional tersebut.





