porenesia.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik aktivis senior Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup hari ini. Jumhur juga merangkap jabatan sebagai Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dalam struktur kabinet terbaru.
Ia menggantikan posisi Hanif Faisol yang kini mendapat tugas baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Kehadiran tokoh pergerakan ini di Istana Negara menarik perhatian publik karena latar belakangnya sebagai aktivis sosial. Aktivis Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan terlihat mengantar langsung Jumhur saat menghadiri pelantikan di Istana. Pria kelahiran Bandung ini memang sudah aktif menyuarakan isu sosial sejak masa kuliah di ITB.
Jumhur memiliki sejarah panjang dalam dunia pergerakan mahasiswa Indonesia sejak akhir tahun 1980-an. Ia pernah menjalani masa tahanan karena terlibat aksi penolakan terhadap kedatangan pejabat negara pada tahun 1989. Selain aktif di organisasi sosial, ia juga pernah meniti karier politik melalui Partai Daulat Rakyat. Jumhur sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal dalam partai yang mengikuti kontestasi Pemilu 1999 tersebut.
Pengalaman birokrasi Jumhur mencakup posisi Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI pada tahun 2007. Ia memimpin lembaga tersebut selama tujuh tahun di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden SBY memberhentikan Jumhur dari jabatan tersebut pada Maret 2014 dengan alasan penyegaran organisasi. Kini, Jumhur kembali masuk ke lingkaran pemerintahan untuk mengelola isu lingkungan hidup berskala nasional.
Penunjukan ini menandai kembalinya figur aktivis ke dalam jajaran pembantu presiden di bidang lingkungan. Publik kini menunggu langkah strategis Jumhur dalam menangani berbagai persoalan polusi dan ekologi di Indonesia.





