porenesia.com – Dewa United Banten FC sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Madura United pada Sabtu malam. Namun, bek Nick Kuipers tetap memberikan kritik tajam terkait performa timnya pada awal babak pertama tersebut.
Banten Warriors berhasil melakukan comeback dramatis melalui dua gol beruntun dari gelandang serang Ricky Kambuaya. Meskipun menang tipis 1-2, Kuipers menilai timnya sempat mengalami fase “mati suri” pada lima belas menit pertama. Pemain asal Belanda tersebut mengakui bahwa seluruh rekan setimnya tidak memulai pertandingan dengan cukup tajam. Kelengahan lini belakang membiarkan penyerang tuan rumah Junior Brandao mencetak gol kilat ke gawang Dewa United.
Kuipers tetap mengapresiasi ketenangan para pemain yang mampu mengambil alih penguasaan bola secara perlahan. Ritme permainan tim berangsur membaik hingga mereka sukses membalikkan keadaan setelah memasuki babak kedua pertandingan. Jenderal lini belakang bernomor punggung dua ini memberikan pujian khusus kepada para pemain dari bangku cadangan. Menurutnya, pergantian taktik pelatih terbukti sangat ampuh dalam mengubah peta kekuatan tim di atas lapangan.
Kuipers menilai Dewa United seharusnya bisa mencetak gol tambahan untuk memastikan kemenangan dengan lebih cepat. Skor tipis justru membuat situasi menjadi sulit karena memaksa seluruh pemain bertahan ekstra keras hingga peluit akhir. Kini skuat Dewa United tidak memiliki waktu lama untuk bersantai karena jadwal padat kompetisi sudah menanti. Mereka harus segera mengalihkan fokus penuh menuju laga berikutnya yang hanya berjarak tiga hari dari sekarang.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Dewa United untuk terus bersaing di papan atas klasemen Super League. Tim pelatih akan segera melakukan evaluasi menyeluruh guna memperbaiki kekurangan penyelesaian akhir pada pertandingan selanjutnya.





