YouTube Rilis Fitur Baru, Pengguna Kini Bisa Membatasi Tampilan Shorts Hingga Nol Menit

Google merilis fitur bertajuk "Shorts feed limit" tersebut sebagai respons atas kekhawatiran durasi penggunaan layar yang berlebihan
Short Youtube
Short Youtube

porenesia.com – YouTube resmi menghadirkan fitur pembatasan waktu menonton video Shorts untuk memberikan kendali lebih kepada para penggunanya. Melalui pembaruan ini, pengguna aplikasi YouTube dapat mengatur batas durasi menonton harian hingga nol menit. Terkait hal itu, opsi nol menit ini secara tidak langsung akan menghentikan kemunculan feed Shorts pada aplikasi ponsel. Google merilis fitur bertajuk “Shorts feed limit” tersebut sebagai respons atas kekhawatiran durasi penggunaan layar yang berlebihan. Oleh karena itu, pengguna kini memiliki otoritas penuh untuk membatasi konsumsi konten video vertikal pendek setiap harinya.

Lebih lanjut, fitur ini sebenarnya merupakan pengembangan dari pengaturan manajemen waktu yang sudah tersedia sejak tahun 2025. Pengguna dapat menemukan menu pengaturan ini pada bagian “Time Management” di dalam aplikasi YouTube versi mobile. Selain itu, penambahan opsi nol menit memberikan fleksibilitas bagi mereka yang ingin fokus mengurangi distraksi video pendek. YouTube merancang format video ini dengan sistem infinite scroll yang sering kali membuat penonton lupa waktu. Maka dari itu, kehadiran opsi baru ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam menjaga kesehatan mental para penggunanya.

Di sisi lain, fitur pembatasan ini tetap memiliki mekanisme yang berbeda antara akun dewasa dan akun remaja. Bagi pengguna umum, YouTube hanya akan memunculkan notifikasi pengingat saat durasi menonton telah mencapai batas waktu. Selanjutnya, mereka tetap bisa menutup notifikasi tersebut dan melanjutkan aktivitas menonton seperti biasa tanpa ada pemblokiran akses. Namun, sistem akan mengunci akses Shorts sepenuhnya pada akun remaja yang terhubung dengan fitur Family Link. Sejalan dengan itu, orang tua dapat memastikan anak-anak mereka tidak terpapar konten video pendek secara berlebihan setiap hari.

Pada akhirnya, inovasi ini memperlihatkan upaya platform digital dalam menyeimbangkan aspek hiburan dan tanggung jawab terhadap durasi layar. Meskipun implementasinya masih bersifat opsional, fitur ini mendapat apresiasi positif dari para pengamat teknologi dan kesehatan. Oleh sebab itu, YouTube berharap para pengguna dapat lebih bijak dalam mengatur waktu interaksi mereka dengan konten digital. Pihak Google terus memantau efektivitas fitur ini sebelum mempertimbangkan ketersediaannya pada perangkat lain selain ponsel pintar. Secara keseluruhan, kontrol baru pada layanan Shorts ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin membatasi konsumsi media sosial.