porenesia.com – Sebuah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tuban mendadak muncul dalam daftar lelang Bank Rakyat Indonesia. Fasilitas Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) tersebut berlokasi di Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Jawa Timur. Situs resmi lelang BRI menampilkan aset tersebut dengan nilai limit sebesar Rp1 miliar sejak Februari 2026. Data lelang mencakup tanah seluas 502 meter persegi dan bangunan seluas 300 meter persegi di lokasi tersebut.
Namun, tautan informasi lelang tersebut kini sudah tidak dapat masyarakat akses melalui laman resmi bank terkait. Pengelola dapur dari Yayasan Harapan Mulia Sejahtera, Junaidi, membantah keras keterkaitan aset tersebut dengan utang bank. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya operasional dapur selama ini berasal dari dana pribadi yayasan. Pihak pengelola mengklaim tidak pernah mengajukan maupun menerima pinjaman dalam bentuk apa pun dari pihak BRI.
Junaidi juga memastikan bahwa operasional dapur tetap berjalan normal untuk melayani kebutuhan masyarakat sekitar. Kapasitas produksi dapur tersebut bahkan meningkat pesat hingga mencapai 4.000 porsi dalam enam bulan terakhir. Ia merasa sangat dirugikan atas munculnya informasi keliru yang mencatut nama fasilitas pelayanan publik tersebut. Pihak yayasan kini sedang mempertimbangkan langkah hukum serius untuk menanggapi kesalahan data pada situs lelang itu.
Pihak BRI segera memberikan penjelasan resmi mengenai status aset yang sempat viral di media sosial tersebut. Perwakilan bank menyatakan bahwa aset itu sebenarnya sudah tidak lagi berada dalam proses lelang resmi. Nasabah terkait kabarnya telah melunasi seluruh kewajiban utang sebelum jadwal lelang tersebut terlaksana. Oleh karena itu, sistem BRI langsung menghapus seluruh informasi lelang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut bagi publik.




