Gasperini Akui Pukulan Mental Usai AS Roma Tumbang di San Siro

Gasperini menjelaskan bahwa kebobolan di detik pertama memberikan tekanan besar bagi seluruh pemain
Pelatih AS Roma
Pelatih AS Roma

Roma – Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengakui kekalahan telak 5-2 dari Inter Milan membebani mental timnya. Kekalahan besar ini terjadi dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (5/4/2026). Roma langsung kebobolan melalui gol cepat Lautaro Martinez saat laga baru berjalan satu menit. Meskipun sempat membalas lewat Gianluca Mancini, Roma kembali tertinggal akibat gol jarak jauh Hakan Calhanoglu.

Gasperini menjelaskan bahwa kebobolan di detik pertama memberikan tekanan besar bagi seluruh pemain. Beliau melihat permainan anak asuhnya sebenarnya cukup bagus pada babak pertama. Namun, posisi tertinggal saat jeda pertandingan menjadi pukulan telak bagi moral para pemain Giallorossi. Situasi semakin memburuk pada babak kedua setelah bek andalan, Mancini, mengalami cedera serius.

Inter Milan memanfaatkan celah di lini belakang Roma untuk menambah tiga gol tambahan. Marcus Thuram, Lautaro Martinez, dan Nicolo Barella mencetak gol yang meruntuhkan semangat juang tim tamu. Roma hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui satu gol balasan dari kapten Lorenzo Pellegrini. Gasperini menilai badai cedera pemain kunci menjadi penyebab utama menurunnya performa pertahanan tim.

Sejumlah pilar penting seperti Paulo Dybala dan Artem Dovbyk harus absen dalam laga krusial ini. Akibat hasil minor tersebut, posisi Roma terancam semakin tertinggal dari Juventus dan Como 1907. Meski demikian, Gasperini menegaskan bahwa timnya belum menyerah dalam perburuan posisi empat besar. Beliau bertekad merebut poin penuh pada dua pertandingan kandang selanjutnya untuk menjaga peluang Liga Champions.