porenesia.com – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pembelaan tegas kepada pengemudi ojek online yang selama ini terbebani potongan aplikator sangat tinggi. Dalam perayaan May Day 2026 di Monas, Presiden menegaskan bahwa potongan pendapatan ojol kini resmi diturunkan menjadi 8 persen.
Prabowo menyatakan ketidaksetujuannya jika para pengemudi yang bekerja keras harus menyetor hingga 20 persen pendapatan mereka kepada perusahaan. Baginya, para pengemudi ojol telah mempertaruhkan nyawa setiap hari di jalanan sehingga layak mendapatkan pembagian hasil lebih adil. Presiden menegaskan bahwa perusahaan aplikator terlalu diuntungkan selama ini, padahal para pengemudi lah yang berkeringat di lapangan hijau. Ia menolak angka potongan 15 persen maupun 10 persen dan bersikeras angka tersebut harus berada di bawah 10 persen.
Momen Hari Buruh Internasional ini menjadi saksi penandatanganan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Melalui aturan baru tersebut, pengemudi kini berhak mendapatkan minimal 92 persen dari total pendapatan kotor mereka setiap hari. Prabowo juga memberikan peringatan keras kepada seluruh perusahaan aplikator yang beroperasi di wilayah kedaulatan Republik Indonesia saat ini. Jika perusahaan tidak mau mengikuti ketentuan potongan 8 persen, Presiden meminta mereka untuk tidak perlu berusaha di Indonesia.
Pemerintah juga telah mengambil langkah strategis dengan membeli sebagian saham aplikator ojol melalui lembaga pengelola investasi Danantara. Langkah ini bertujuan agar negara memiliki kontrol lebih besar dalam melindungi kesejahteraan para pekerja transportasi berbasis aplikasi tersebut. Ribuan buruh serta pengemudi ojol yang memadati lapangan Monas menyambut pengumuman ini dengan sorakan gembira dan tepuk tangan meriah. Mereka berharap janji perlindungan serta peningkatan pendapatan ini dapat segera terwujud secara nyata dalam operasional harian mereka.
Keputusan berani ini diharapkan mampu mengikis ketimpangan ekonomi dan memberikan jaminan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja sektor informal. Presiden Prabowo berkomitmen untuk terus mengawal implementasi aturan ini agar kesejahteraan para pengemudi ojek online semakin meningkat.




