Kemenhan Targetkan Bangun 150 Batalyon Teritorial Pembangunan Setiap Tahun

"Tangan kiri untuk kepentingan Batalyon Infanteri, tangan kanan untuk pembangunan ekonomi," ujar Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
Kementerian Pertahanan
Kementerian Pertahanan

porenesia.com – Kementerian Pertahanan menargetkan pembangunan 150 Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) setiap tahun. Rencana ambisius ini bertujuan memperkuat ketahanan nasional sekaligus mendukung program pembangunan ekonomi.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan informasi tersebut pada Jumat sore. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya telah memaparkan rencana ini kepada para purnawirawan TNI.

Saat ini, TNI Angkatan Darat sudah membentuk sekitar 155 Batalyon Teritorial Pembangunan di berbagai wilayah. Pemerintah juga telah menggelar sekitar 30 Brigade Teritorial Pembangunan untuk memperkuat struktur tersebut. TNI AD menargetkan pembentukan total 750 satuan baru secara bertahap di tingkat kabupaten dan kota. Satuan tersebut terdiri dari batalyon pembangunan hingga satuan bantuan tempur dan administrasi.

Pembangunan kekuatan militer ini berbasis pada kebutuhan wilayah sesuai desain besar Mabes TNI. Pihak kementerian saat ini tengah menyiapkan lahan serta sarana pendukung pembangunan infrastruktur satuan. Menteri Pertahanan menjelaskan bahwa prajurit Yon TP memiliki tugas ganda yang sangat strategis. Mereka tetap menjalankan fungsi utama infanteri untuk menghadapi ancaman musuh di lapangan.

Selain fungsi tempur, para prajurit juga memiliki tugas tambahan untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah mengibaratkan peran ini sebagai keseimbangan antara kekuatan militer dan kemajuan pembangunan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai program prioritas pemerintah di daerah terpencil. Kemenhan optimis kehadiran batalyon ini akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.