Pemprov Sumut Bantah Buka 9.759 Formasi CPNS, Itu Hanya Data Usulan Sementara

"Informasi formasi 9.759 itu tidak benar. Angka tersebut masih berupa data usulan yang sedang diverifikasi," tegas Kadis Kominfo Sumut Erwin.
CPNS Sumut
CPNS Sumut

porenesia.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membantah kabar mengenai pembukaan 9.759 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil pada tahun ini. Informasi tersebut dinilai tidak tepat serta dapat memicu kesalahpahaman bagi masyarakat yang sedang mencari kerja.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Sumut Chusnul Fanany Sitorus menegaskan bahwa angka tersebut bukanlah jumlah formasi final. Angka 9.759 merupakan total usulan sementara dari 21 organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah provinsi. Proses pengusulan formasi saat ini masih berlangsung dan akan mencakup seluruh 42 OPD di Sumatera Utara. Tim masih melakukan verifikasi data sesuai dengan arahan serta surat resmi dari Kementerian PANRB di Jakarta.

Chusnul menjelaskan bahwa penetapan jumlah formasi akhir merupakan kewenangan penuh pemerintah pusat melalui Menteri PANRB. Pemerintah daerah hanya bertugas menyampaikan usulan berdasarkan kebutuhan organisasi serta analisis beban kerja di masing-masing instansi. Proses verifikasi juga harus mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah dengan prinsip zero growth yang telah ditetapkan. Hingga saat ini, belum ada angka pasti mengenai jumlah kuota CPNS yang akan disetujui oleh pusat.

Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap turut memperingatkan publik agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum valid. Ia meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari kanal pemerintah mengenai jadwal serta jumlah formasi rekrutmen.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk menjalankan proses pengadaan aparatur sipil negara secara transparan dan akuntabel. Pendataan usulan dilakukan dengan sangat teliti guna memastikan efektivitas penempatan pegawai di masa depan.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi terkini melalui laman resmi Badan Kepegawaian Negara maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Segala bentuk kabar bohong terkait rekrutmen CPNS akan segera ditindaklanjuti demi menjaga ketertiban publik.