Jadi Kepala Badan Karantina, Abdul Kadir Karding Kantongi Kekayaan Rp16,1 Miliar

"Total harta kekayaan Abdul Kadir Karding mencapai Rp16,1 miliar dengan kepemilikan 20 bidang tanah di berbagai wilayah," tulis laporan LHKPN.
Abdul Kadir Karding
Abdul Kadir Karding

porenesia.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia pada Senin siang ini. Pelantikan tersebut menandai kembalinya Karding ke dalam jajaran pemerintahan setelah sempat keluar dari kabinet beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data LHKPN terbaru, total harta kekayaan Abdul Kadir Karding mencapai angka Rp16,1 miliar. Laporan resmi kepada KPK tersebut mencatat aset tanah dan bangunan sebagai penyumbang kekayaan terbesar milik Karding. Karding tercatat memiliki 20 bidang tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp14,2 miliar. Sebagian besar aset properti miliknya tersebar di wilayah Palu, Semarang, Pati, hingga kawasan Jakarta Selatan.

Selain aset properti, ia juga melaporkan kepemilikan sejumlah alat transportasi dengan nilai keseluruhan sebesar Rp950 juta. Koleksi kendaraannya mencakup dua unit mobil minibus merek BYD dan Toyota, serta satu unit motor Honda Phantom. Laporan kekayaan tersebut juga mencantumkan harta bergerak lainnya senilai Rp556,7 juta di dalam daftar asetnya. Sementara itu, posisi kas dan setara kas milik Karding tercatat berada pada angka Rp412,8 juta.

Abdul Kadir Karding tidak memiliki beban utang, surat berharga, maupun jenis harta lainnya menurut rincian LHKPN tersebut. Total kekayaan bersih yang ia miliki berjumlah tepat sebesar Rp16.194.120.023 pada akhir tahun 2024.

Penunjukan Karding sebagai Kepala Badan Karantina merupakan bagian dari langkah strategis Presiden dalam melakukan penyegaran kabinet. Sektor karantina memiliki peran vital dalam menjaga keamanan hayati serta arus komoditas perdagangan di pintu masuk negara.

Pemerintah berharap kepemimpinan Karding dapat memperkuat sistem pengawasan dan perlindungan komoditas nasional secara lebih efektif. Kini Karding bersiap menjalankan tugas barunya guna memastikan kedaulatan pangan dan kesehatan lingkungan tetap terjaga.