porenesia.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pemerintah tidak melakukan pemotongan bantuan sosial bagi masyarakat. Gus Ipul membantah kabar mengenai pengurangan jumlah penerima maupun nominal bantuan yang menjadi hak warga.
Kementerian Sosial menyampaikan klarifikasi ini guna merespons maraknya informasi hoaks yang menyesatkan publik belakangan ini. Gus Ipul memastikan tidak ada pengalihan anggaran bantuan sosial ke program pemerintah lainnya tahun ini. Pemerintah akan menyalurkan seluruh bantuan sesuai ketentuan yang berlaku kepada masyarakat yang berhak menerima. Gus Ipul memperingatkan bahwa penyebaran berita bohong terkait bantuan sosial masuk dalam kategori tindakan penipuan.
Kementerian Sosial terus melakukan penyisiran dan akan meluruskan setiap kabar tidak bertanggung jawab di media sosial. Pihak kementerian juga siap meneruskan temuan informasi hoaks tersebut kepada aparat penegak hukum secara tegas. Masyarakat harus waspada terhadap akun media sosial palsu yang mengatasnamakan institusi Kementerian Sosial. Gus Ipul meminta warga tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan bantuan dengan syarat tertentu.
Masyarakat dapat memastikan kebenaran setiap informasi bantuan melalui berbagai kanal komunikasi resmi pemerintah. Warga bisa menghubungi layanan call center atau mengirim pesan melalui WhatsApp resmi Kementerian Sosial. Kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting agar bantuan sosial benar-benar sampai ke tangan penerima yang sah. Negara hadir untuk memastikan seluruh warga yang memenuhi kriteria terlindungi dari praktik oknum tidak bertanggung jawab.
Gus Ipul mengajak masyarakat aktif melaporkan setiap potensi hoaks atau kejanggalan dalam penyaluran bantuan di lapangan. Hal ini mencakup pertanyaan mengenai program bantuan sosial hingga inisiatif baru seperti Sekolah Rakyat.




