Sambut Hari Transportasi Nasional, Pemprov DKI Gratiskan MRT, LRT, dan TransJakarta Besok

"Gubernur Pramono Anung membebaskan tarif transportasi umum besok guna mendorong warga beralih dari kendaraan pribadi."
Transjakarta
Transjakarta

porenesia.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan pembebasan tarif seluruh moda transportasi umum pada Jumat besok.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggratiskan layanan MRT, LRT, hingga TransJakarta untuk memperingati Hari Transportasi Nasional. Ia menyampaikan pengumuman resmi tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis ini. Kebijakan ini bertujuan memberikan fasilitas kemudahan bagi warga yang beraktivitas di Jakarta. Pemerintah Jakarta ingin masyarakat lebih terbiasa menggunakan fasilitas transportasi publik yang tersedia.

Pramono berharap kebijakan ini mendorong warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum secara massal. Peralihan moda transportasi ini bertujuan meningkatkan jumlah pengguna angkutan publik dan menurunkan angka kemacetan Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta fokus pada upaya perbaikan kualitas udara melalui pengurangan emisi kendaraan pribadi. Pemanfaatan transportasi umum menjadi langkah strategis dalam menata mobilitas penduduk di ibu kota.

Data Badan Pusat Statistik mencatat TransJakarta melayani 37,6 juta pengguna hingga Juli tahun lalu. Sementara itu, layanan MRT mengangkut 4,3 juta penumpang dan LRT melayani 118 ribu orang. Pemerintah memproyeksikan jumlah penumpang tersebut akan terus meningkat signifikan pada masa mendatang. Ketersediaan layanan gratis ini menjadi momentum bagi warga untuk menjajal keandalan sistem transportasi Jakarta. Program ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap para pengguna setia angkutan umum.

Transformasi digital dan integrasi layanan publik mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang efisien. Pemerintah terus memperluas jaringan rute transportasi agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dukungan warga dalam menggunakan fasilitas publik menentukan keberhasilan penanganan kemacetan jangka panjang. Warga dapat menikmati perjalanan tanpa biaya ini selama jam operasional normal pada 24 April 2026. Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat menyukseskan program Hari Transportasi Nasional ini.