Redam Tensi Politik, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Sambangi Rumah Amir Hamzah

Langkah ini bertujuan meredakan ketegangan politik yang sempat memanas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak
Bupati Lebak saat bertemu dengan Amir Hamzah (sumber: Liputan6)
Bupati Lebak saat bertemu dengan Amir Hamzah (sumber: Liputan6)

Banten – Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya, mengunjungi kediaman Wakil Bupati Amir Hamzah pada Rabu (1/4/2026). Langkah ini bertujuan meredakan ketegangan politik yang sempat memanas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak. Pertemuan hangat tersebut berakhir dengan jabat tangan erat sebagai tanda berakhirnya konflik personal mereka.

Hasbi menjelaskan bahwa kunjungannya merupakan bentuk penghormatan tulus kepada Amir Hamzah. Ia menganggap sang Wakil Bupati sebagai sosok senior sekaligus figur orang tua yang patut dihormati. Sebelumnya, hubungan kedua pemimpin daerah ini sempat merenggang pasca acara halalbihalal di Pendopo Kabupaten Lebak.

Hasbi mengakui kesalahannya karena sempat menyinggung masa lalu Amir di hadapan para ASN. Pernyataan tersebut sempat viral di media sosial dan memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Hasbi berjanji akan memperbaiki cara berkomunikasi agar lebih santun dan profesional di masa depan.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi atas sikap lapang dada Amir Hamzah dalam menerima permohonan maafnya. Keduanya sepakat untuk mengesampingkan ego pribadi demi menjaga stabilitas pemerintahan daerah. Konflik ini sebelumnya bahkan menarik perhatian politisi Andra Soni hingga internal PDI Perjuangan untuk turun tangan.

Kini, Hasbi menegaskan komitmennya untuk kembali fokus bekerja sama membangun Kabupaten Lebak. Ia menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu oleh dinamika politik. Persoalan pribadi di antara keduanya kini telah selesai secara kekeluargaan dan profesional.

Masyarakat Lebak menyambut baik rekonsiliasi ini sebagai contoh kepemimpinan yang dewasa. Integritas dan kekompakan pimpinan daerah sangat krusial dalam menjalankan roda pemerintahan yang efektif.