Jelang Verpol 2027, Partai Perindo Panaskan Mesin Politik di Sulawesi Selatan

Gardian dan Ferry

Sulawesi Selatan menjadi salah satu medan penting bagi Partai Perindo untuk memperkuat basis politik menjelang Pemilu 2029. Dengan lebih dari 6,67 juta pemilih pada Pemilu 2024, provinsi ini memiliki potensi elektoral besar yang kini mulai digarap lebih serius oleh Perindo melalui konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Workshop Bedah Daerah Pemilihan dan Verifikasi di Makassar pada 15–16 September 2026. Agenda ini mempertemukan jajaran DPP, DPW, struktur partai di daerah, dan anggota legislatif untuk membaca kekuatan organisasi sekaligus memetakan kondisi politik di setiap daerah pemilihan.

Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkyansyah mengatakan Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis dalam peta politik nasional. Karena itu, konsolidasi di daerah tidak cukup hanya memastikan kelengkapan struktur menghadapi Verpol 2027, tetapi harus diarahkan untuk membangun kekuatan politik yang mampu meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.

“Sulawesi Selatan merupakan salah satu wilayah strategis bagi Partai Perindo. Karena itu, konsolidasi tidak boleh berhenti pada kelengkapan struktur, tetapi harus memastikan seluruh jajaran memahami peta politik daerah dan mampu bekerja secara efektif di tengah masyarakat. Ini yang menjadi modal penting untuk menghadapi Verpol 2027 dan selanjutnya meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029,” ujar Ferry.

Sulawesi Selatan memiliki karakter politik yang beragam di 24 kabupaten/kota. Kekuatan figur, jaringan politik, struktur partai, dan kedekatan dengan pemilih menjadi faktor yang ikut menentukan pertarungan elektoral.

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Fraksi dan Pemerintahan, Gardian Muhammad, mengatakan kondisi tersebut membuat strategi partai harus disusun berdasarkan realitas politik di lapangan.

“Workshop ini kita tempatkan sebagai momentum konsolidasi organisasi, baik Struktur Partai ataupun Anggota Legislatif. Jadi bukan hanya bagaimana kita memahami proses verifikasi partai politik atau melakukan bedah dapil, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita menyatukan langkah antara DPP, DPW, DPD, DPC hingga DPRT,” tutur Gardian.

Pada Pemilu 2024, Perindo memperoleh 62.758 suara sah untuk pemilihan DPR RI di Sulawesi Selatan. Capaian tersebut menjadi pijakan sekaligus pekerjaan rumah untuk memperluas basis dukungan. Bagi Perindo, angka tersebut harus dibaca bersama dengan potensi suara yang tersedia dan kekuatan politik di masing-masing dapil.

Rangkaian workshop serupa akan dilaksanakan di 38 provinsi. Perindo menempatkan Verpol 2027 sebagai salah satu tahapan penting menuju Pemilu 2029, dengan target yang lebih besar: memastikan mesin organisasi tidak hanya siap secara administratif, tetapi mampu bekerja secara politik dan menghasilkan pertumbuhan suara di lapangan.