Trans Banten Koridor 3 Layani Hampir 188 Ribu Penumpang, Mahasiswa Rasakan Manfaatnya

Layanan Trans Banten Koridor 3 yang menghubungkan kawasan pendidikan dan fasilitas publik di Kota Serang telah dimanfaatkan hampir 188 ribu penumpang. Kehadirannya dinilai membantu mobilitas masyarakat sekaligus menghemat biaya transportasi.
Bus Trans Banten Koridor 3 melayani penumpang di Terminal Pakupatan, Kota Serang.
Trans Banten Koridor 3 Layani Hampir 188 Ribu Penumpang

porenesia.com – Layanan Trans Banten Koridor 3 terus dimanfaatkan masyarakat sejak diluncurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada Oktober 2025. Hingga kini, rute yang menghubungkan kawasan pendidikan dan sejumlah fasilitas publik di Kota Serang itu telah melayani 187.783 penumpang secara gratis.

Koridor 3 melayani rute Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten Ciceri–Terminal Pakupatan–Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sindangsari. Bus beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

Salah satu pengguna layanan, Cut Mutia Rahma (20), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Untirta, mengaku kehadiran Trans Banten sangat membantu aktivitasnya menuju kampus.

Menurutnya, lokasi halte yang mudah dijangkau membuat perjalanan menjadi lebih praktis, sekaligus mengurangi biaya transportasi sehari-hari.

“Trans Banten sangat membantu, khususnya bagi kalangan mahasiswa. Apalagi rute yang dilalui melewati Untirta, UIN, dan kampus lainnya di Kota Serang. Layanan ini mempermudah mobilitas sekaligus menghemat biaya transportasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan sopir Trans Banten, Agus Suryono (48). Ia mengatakan layanan tersebut tidak hanya dimanfaatkan mahasiswa, tetapi juga pelajar, pegawai pemerintah, hingga tenaga kesehatan yang bekerja di RSUD Banten.

Menurut Agus, saat masa perkuliahan aktif, bus yang berangkat dari Terminal Pakupatan menuju Untirta kerap dipadati penumpang. Dalam satu perjalanan, jumlah penumpang bahkan bisa mencapai sekitar 60 orang, sehingga sebagian harus berdiri.

“Di akhir pekan, Trans Banten juga sering dimanfaatkan masyarakat saat berkeliling bersama keluarga,” katanya.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Trans Banten dihadirkan sebagai layanan transportasi publik yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Selain mendukung mobilitas, layanan tersebut juga diharapkan mendorong kebiasaan menggunakan transportasi massal dan sistem pembayaran non-tunai (cashless).

Rute Koridor 3 melintasi sejumlah fasilitas pelayanan publik dan kawasan pendidikan, di antaranya Polda Banten, BNN Provinsi Banten, KPU Provinsi Banten, BPBD Banten, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), RSUD Banten, Untirta, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Banten Jaya (Unbaja), Poltekkes Kemenkes Banten, hingga Universitas Bina Bangsa (Uniba).

Menurut Andra, keberadaan Trans Banten merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan transportasi umum yang mudah diakses masyarakat.

“Banyak sekali area publik yang dilalui. Semoga terus tumbuh dan berkembang,” ujar Andra.

Trans Banten Koridor 3 sendiri diresmikan oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Provinsi Banten pada 4 Oktober 2025. Sejak beroperasi, layanan tersebut menjadi salah satu moda transportasi gratis yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.