porenesia.com – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menyalurkan Program Kemaslahatan di Provinsi Lampung sebagai bentuk pemanfaatan nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). Bantuan tersebut mencakup sektor pendidikan dan kesehatan lingkungan, yang diserahkan secara simbolis dalam rangka kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI pada Sabtu (25/7).
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, mengatakan seluruh Program Kemaslahatan didanai dari nilai manfaat Dana Abadi Umat yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Fadlul, program tersebut merupakan implementasi amanat undang-undang agar hasil pengelolaan Dana Abadi Umat dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat melalui program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Di bidang pendidikan, BPKH menyerahkan Program Beasiswa BPKH kepada mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Lampung. Program yang telah berjalan sejak 2024 ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara pada sektor kesehatan lingkungan, BPKH menyalurkan bantuan pembangunan sarana sanitasi bagi masyarakat dan lingkungan pondok pesantren. Bantuan tersebut meliputi pembangunan toilet dan fasilitas tempat wudu di lima lokasi untuk mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menciptakan lingkungan belajar dan beribadah yang lebih nyaman.
BPKH menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar pemanfaatan nilai manfaat Dana Abadi Umat melalui Program Kemaslahatan semakin luas, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.





