Tangan Terborgol Keluar Gedung Bundar, Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Tetap Irit Bicara

"Pemeriksaan intensif hingga malam hari merupakan kelanjutan penyidikan guna mendalami keterlibatan tersangka," tulis rilis resmi penyidik.
Sony Sonjaya
Sony Sonjaya

porenesia.com – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya tetap memilih bungkam seribu bahasa seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Kejaksaan Agung. Tersangka dugaan korupsi proyek strategis nasional tersebut keluar dari Gedung Bundar Jampidsus dengan tangan terborgol erat.

Berdasarkan pantauan lapangan, Sony menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik pidana khusus selama lebih dari sembilan jam. Mantan pejabat teras ini terpantau memasuki ruang steril pemeriksaan sejak pagi hari sekitar pukul 09.25 WIB.

Sony baru keluar dari dalam gedung pada pukul 19.11 WIB dengan tetap mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda. Ia terus berjalan menunduk menuju mobil tahanan tanpa memberikan respons sedikit pun kepada awak media.

Aksi irit bicara tersebut terus ia pertahankan saat jurnalis mencecar pertanyaan mengenai nasib pengajuan status justice collaborator. Pihak tersangka sebelumnya telah melayangkan permohonan resmi tersebut guna membantu mengungkap keterlibatan aktor intelektual lainnya.

Penyidik Kejaksaan Agung menegaskan bahwa pemeriksaan hingga malam hari ini bertujuan untuk mendalami seluruh klaster penyimpangan tata kelola. Otoritas hukum berkomitmen mengusut tuntas pusaran aliran dana haram dalam program Makan Bergizi Gratis tersebut.

Kejaksaan Agung juga terus mengumpulkan berbagai alat bukti baru untuk memperkuat konstruksi hukum perkara korupsi korporasi ini. Langkah tegas ini diambil demi mengamankan keuangan negara dari potensi kebocoran anggaran jaminan sosial masyarakat.