Tembus Peringkat 10 Besar Dunia, Alwi Farhan Patenkan Julukan “Si Raja Kepiting”

"Saya dibilang Kepiting tidak masalah, di pelatnas juga jadi bahan bercandaan. Saya anggap bagian dari pertandingan," ujar Alwi Farhan.
Alwi Farhan, Si Raja Kepiting
Alwi Farhan, Si Raja Kepiting

porenesia.com – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan resmi menjejaki babak baru dalam kariernya sebagai pilar utama pelatnas. Atlet muda berbakat ini sukses merangkak naik peringkat hingga menembus jajaran sepuluh besar elite dunia BWF.

Pencapaian spektakuler tersebut ia raih berkat keberhasilan merengkuh gelar juara dalam turnamen bergengsi Australian Open 2026 pekan lalu. Pada laga final, Alwi tampil dominan dengan membungkam wakil andalan China Dong Tian Yao dua gim langsung.

Performa impresif pemuda asli Solo ini langsung memicu sorotan tajam serta perbincangan hangat di kalangan pencinta bulu tangkis mancanegara. Para penggemar asal Negeri Tirai Bambu bahkan menjuluki sang pemain dengan sebutan unik, yaitu Si Kepiting.

Julukan nyeleneh itu lahir karena Alwi kerap mengangkat tangan tinggi-tinggi dengan gerakan kaki menyamping yang khas saat menyerang. Alwi mengaku sama sekali tidak ambil pusing dengan panggilan tersebut dan justru menjuluki dirinya sendiri Si Raja Kepiting.

Eks kapten tim junior Indonesia ini merasa sangat bangga karena motivasi besarnya untuk menembus peringkat papan atas akhirnya tercapai. Ia mengaku terinspirasi oleh jejak rekan seangkatannya di pelatnas yang telah lebih dulu merasakan persaingan sepuluh besar dunia.

Kini, fokus utama sang atlet adalah menjaga konsistensi performa demi mengamankan poin di turnamen-turnamen internasional berikutnya. Manajemen PP PBSI berharap keberhasilan Alwi mampu memicu kebangkitan prestasi sektor tunggal putra Indonesia di panggung dunia.