Kemhan Bantah Kerahkan Personel Komcad ASN Guna Mengawal Aksi Demo BEM UI

"Kegiatan tersebut tidak terkait dengan aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada hari yang sama," kata Brigjen TNI Rico Ricardo.
Komcad
Komcad

porenesia.com – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia membantah keras isu pengerahan personel Komponen Cadangan dari unsur Aparatur Sipil Negara. Tuduhan tersebut terkait isu pengawalan aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan kegiatan internal tersebut tidak berkaitan dengan demonstrasi. Rico memastikan pihak kementerian tidak pernah menerjunkan satu pun anggota Komcad ASN untuk menjaga ketertiban umum di lapangan.

Rico menjelaskan bahwa pelaksanaan Apel Siaga Komcad ASN merupakan bagian dari agenda uji kesiapsiagaan serta pembinaan rutin instansi. Kegiatan tersebut sudah terencana jauh hari sebagai langkah pembinaan pasca Latihan Dasar Militer bagi para aparatur negara.

Pelaksanaan apel siaga ini juga mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional. Sebelumnya, sebuah salinan surat perintah resmi mengenai agenda apel siaga tersebut sempat beredar luas di media sosial.

Dokumen resmi tertanggal 11 Juni tersebut ditandatangani langsung oleh Sekretaris Badan Cadangan Nasional Kemhan Marsda TNI Novlamirsyah. Surat itu berisi perintah kehadiran bagi personel Komcad ASN pria untuk mengikuti apel di halaman Kementerian Pertahanan.

Kemhan meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh opini keliru yang mengaitkan pembinaan pertahanan negara dengan dinamika politik. Institusi memastikan jati diri aparatur sipil negara yang bergabung dalam unsur Komcad tetap berkomitmen sebagai pelayan publik.