porenesia.com – Madura United akhirnya memastikan diri tetap bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia untuk musim depan. Skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut sukses meloloskan diri dari ancaman degradasi secara dramatis pada pekan pamungkas.
Kepastian ini mereka raih setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu sore. Penyerang asing Junior Brandao menjadi pahlawan kemenangan tim lewat borongan dua gol pada menit ke-43 dan ke-54.
Tambahan tiga poin krusial ini membuat Madura United mengakhiri musim kompetisi di posisi ke-14 klasemen akhir. Mereka mengumpulkan total 35 poin sekaligus memupus harapan Persis Solo untuk menggeser posisi tim di zona aman.
Presiden Klub Achsanul Qosasi mengaku sangat bersyukur atas keberhasilan tim keluar dari tekanan psikologis yang sangat besar. Ia menyebut pertandingan hidup mati melawan PSM Makassar tersebut sudah selayaknya sebuah partai final bagi tim.
Manajemen sejak awal meminta para pemain tampil habis-habisan untuk menentukan nasib sendiri tanpa bergantung pada hasil tim lain. Skuad asuhan pelatih Rakhmat Basuki berhasil menjalankan instruksi tersebut dengan tampil sangat disiplin sepanjang laga bergulir.
Meskipun kedua tim berimbang dalam penguasaan bola, serangan punggawa Madura United terbukti jauh lebih efektif di lapangan. Hasil manis ini sekaligus memastikan Persis Solo resmi turun kasta ke Liga 2 bersama Semen Padang dan PSBS Biak.
Achsanul Qosasi mengakui musim ini menjadi salah satu periode paling menegangkan selama ia memimpin klub kebanggaan warga Madura. Kini manajemen bersiap melakukan evaluasi menyeluruh agar penampilan tim dapat jauh lebih konsisten pada musim depan.
Kutipan (140 Karakter):





