Klaim RI Sudah Swasembada Beras, Presiden Prabowo Bertekad Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

"Indonesia sungguh-sungguh sangat kaya, tapi terlalu banyak kekayaan kita bocor. Dan kebocoran ini harus kita hentikan," kata Presiden.
Presiden Prabowo di Kebumen
Presiden Prabowo di Kebumen

porenesia.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk memperkuat kedaulatan pangan sekaligus menghentikan kebocoran kekayaan negara. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat menghadiri agenda panen raya udang di Kabupaten Kebumen.

Dalam pidatonya, Presiden memaparkan sejumlah capaian strategis yang berhasil diraih selama 19 bulan masa pemerintahannya berjalan. Kepala Negara mengklaim bahwa saat ini Indonesia telah sukses mencapai swasembada pada sejumlah komoditas pangan utama.

Prabowo menyebut Indonesia sudah berhasil swasembada untuk komoditas pangan pokok seperti beras dan juga tanaman jagung. Selain itu, pemenuhan kebutuhan zat protein dari sektor telur serta daging ayam kini relatif aman.

Namun, pemerintah mengakui bahwa pemenuhan untuk komoditas daging sapi saat ini masih belum mencapai target swasembada. Skuad kabinet menargetkan pemenuhan mandiri komoditas daging tersebut baru akan terealisasi dalam waktu empat tahun ke depan.

Presiden menilai capaian sektor pangan ini menjadi modal penting di tengah situasi konflik dan ketidakpastian geopolitik global. Oleh karena itu, Indonesia harus tetap waspada dengan membangun kekuatan pertahanan demi menjaga kekayaan nasional.

Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara mandiri sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945. Kepala Negara menegaskan kekayaan alam Indonesia harus digunakan sebesar-besarnya demi kemakmuran dan kepentingan seluruh rakyat.

Ia tidak ingin kekayaan bumi pertiwi terus-menerus dipermainkan oleh segelintir oknum maupun pihak negara asing. Presiden berjanji akan mengerahkan seluruh tenaga jajaran kabinet untuk menghentikan praktik kebocoran anggaran negara.

Langkah tegas tersebut diambil agar seluruh hasil kekayaan alam dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh masyarakat. Penghentian kebocoran kekayaan negara menjadi fondasi utama menuju masa depan Indonesia yang lebih berdaulat dan sejahtera.