porenesia.com – Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan komitmen kuat untuk mendukung langkah strategis dari pihak Kementerian UMKM. Langkah kerja sama ini bertujuan untuk melindungi para pelaku UMKM lokal di dalam ekosistem pasar e-commerce.
Kemkomdigi siap berkolaborasi erat agar sektor UMKM nasional tetap memiliki daya saing yang sehat di ruang digital. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan pemerintah tidak akan membiarkan platform digital memberatkan pelaku usaha.
Meutya Hafid menyampaikan hal itu saat menerima agenda kunjungan audiensi dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman kemarin. Menurut Meutya, platform digital harus berjalan adil dan tidak boleh membebani usaha kecil secara sepihak di lapangan.
Pemerintah berkomitmen hadir sebagai pelindung utama agar pelaku usaha dalam negeri bisa tumbuh dengan tenang dan berkembang. Kemkomdigi juga siap mendukung penuh penyusunan regulasi serta kebijakan yang berkeadilan bagi masa depan pelaku UMKM.
Saat ini, rancangan peraturan perundang-undangan terkait ekosistem digital tersebut masih berada dalam proses menuju pengesahan resmi. Melalui dukungan ini, pemerintah berharap dapat menjaga pertumbuhan iklim ekonomi digital nasional yang jauh lebih sehat.
Otoritas menekankan bahwa setiap penyesuaian biaya layanan oleh pengelola marketplace wajib dilakukan secara transparan bagi publik. Pendekatan awal terhadap penyedia platform akan bersifat persuasif namun tindakan tegas siap meluncur jika terjadi pelanggaran.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyambut sangat baik dukungan penuh yang diberikan oleh jajaran pimpinan Kemkomdigi tersebut. Ia menegaskan pihak pemerintah akan terus berada di garis depan untuk membela kepentingan para pelaku usaha.
Maman memastikan kolaborasi solid ini akan membuat pelaku usaha lokal tidak lagi menanggung beban biaya tidak adil. Ekosistem ruang digital harus mampu memberdayakan usaha kecil agar ekonomi Indonesia semakin kuat pada masa depan.





