porenesia.com – PT PLN mencatat total raihan pendapatan sebesar Rp582,68 triliun sepanjang tahun 2025 yang lalu. Capaian sektor keuangan ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 6,84 persen jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya.
Kinerja positif korporasi tersebut mendapat topangan kuat dari peningkatan angka volume penjualan tenaga listrik di masyarakat. Volume penjualan listrik milik PLN sukses menyentuh angka 317,69 TWh hingga akhir periode tahun lalu.
Selain faktor penjualan energi, pertumbuhan ini juga terjadi seiring adanya penambahan 3,3 juta pelanggan baru di Indonesia. Penambahan masif tersebut membuat total basis pelanggan perusahaan kini melesat hingga mencapai angka 96,2 juta.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa capaian impresif ini berhasil diraih di tengah dinamika tekanan ekonomi global. Perusahaan juga harus menghadapi tantangan besar berupa gejolak fluktuasi nilai tukar mata uang rupiah.
Kondisi makro ekonomi tersebut berdampak langsung pada catatan kerugian selisih kurs perusahaan sebesar Rp12,46 triliun. Namun, PT PLN terbukti tetap mampu menjaga performa keuangan secara kokoh di pasar domestik.
Perusahaan setrum pelat merah ini tetap sukses membukukan perolehan laba bersih sebesar Rp7,26 triliun pada tahun 2025. Hasil ini menjadi bukti efektivitas langkah strategi operasional dan efisiensi yang berjalan di internal perusahaan.





