porenesia.com – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan ziarah ke makam tokoh buruh perempuan Indonesia, Marsinah, di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kegiatan ziarah tersebut berlangsung tak lama setelah Kepala Negara meresmikan Museum Marsinah serta rumah singgah buruh.
Setibanya di area pemakaman, Presiden Prabowo berjalan menuju pusara dengan didampingi oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Di depan makam Marsinah, Kepala Negara menaburkan bunga serta memanjatkan doa khusyuk sebagai bentuk penghormatan atas jasanya.
Ziarah ini menjadi simbol nyata penghargaan negara terhadap sosok pejuang hak pekerja serta keadilan sosial di masa lalu. Nama besar Marsinah hingga kini masih terus menjadi sumber inspirasi utama bagi pergerakan kaum buruh di Indonesia.
Pemerintah berharap kehadiran fasilitas museum baru ini mampu menjadi ruang edukasi sejarah yang bermanfaat bagi generasi muda bangsa. Tempat ini akan menjadi pengingat penting tentang perjuangan penegakan hak asasi manusia serta keberpihakan kepada kaum pekerja.
Sebelumnya, pemerintah pusat telah resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhumah Marsinah pada tahun 2025 yang lalu. Presiden Prabowo menyebutkan bahwa penetapan gelar mulia tersebut merupakan wujud pemenuhan aspirasi dari seluruh kalangan buruh Indonesia.
Langkah ini juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum serta kesejahteraan yang lebih baik bagi buruh. Ke depan, negara berjanji akan terus membuka ruang dialog yang sehat demi kemajuan dunia ketenagakerjaan nasional.
Masyarakat serta perwakilan serikat pekerja menyambut positif perhatian besar yang diberikan oleh jajaran pemerintah pusat saat ini. Momentum ziarah dan peresmian museum ini diyakini akan semakin mempererat hubungan antara negara dengan elemen pekerja.





