porenesia.com – Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf memberikan instruksi sangat tegas kepada seluruh jajaran reserse kriminal di wilayah hukumnya. Helfi memerintahkan petugas untuk menembak di tempat seluruh pelaku kejahatan jalanan, khususnya pencurian sepeda motor atau begal.
Perintah tembak di tempat ini terbit pascagugurnya seorang anggota kepolisian Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena. Kapolda menilai bahwa aksi brutal para pelaku begal saat ini sudah sangat membahayakan keselamatan jiwa masyarakat luas.
Pihak kepolisian mengidentifikasi bahwa motif utama para pelaku pencurian kendaraan bermotor saat ini telah mengalami pergeseran nilai. Para pelaku nekat melancarkan aksi kejahatan bukan lagi karena faktor ekonomi, melainkan demi memenuhi kecanduan narkoba.
Hasil penjualan sepeda motor curian tersebut langsung mereka gunakan untuk membeli berbagai jenis obat-obatan terlarang secara ilegal. Oleh karena itu, Polda Lampung berkomitmen penuh untuk terus memburu gerombolan pelaku kejahatan jalanan tersebut.
Polisi juga akan mengintensifkan kegiatan patroli malam guna menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Jenderal bintang dua tersebut menegaskan tidak akan segan membuktikan ancaman tindakan tegas ini di lapangan.
Selain melakukan tindakan represif, Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk turut serta meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Langkah proaktif warga sangat penting guna mempersempit ruang gerak serta kesempatan para pelaku untuk mencuri.
Helfi menyarankan pemilik kendaraan menambahkan kunci pengaman ganda serta mengunci setang ke arah kanan saat parkir. Metode penguncian ke arah kanan dinilai relatif lebih sulit dibobol oleh kunci rahasia milik pelaku curanmor.
Masyarakat juga wajib memilih lokasi parkir yang ramai serta terpantau langsung oleh kamera pengawas di sekitarnya. Sinergi antara kepolisian dan kewaspadaan warga diharapkan mampu menekan angka kriminalitas jalanan secara signifikan ke depan.





