porenesia.com – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Prabowo menyebut bahwa kehadiran museum buruh ini merupakan sebuah peristiwa langka yang mungkin baru pertama kali ada di dunia.
Presiden menjelaskan bahwa pemerintah mendirikan museum ini sebagai lambang, simbol, serta tonggak peringatan untuk menghormati keberanian seorang pejuang. Marsinah merupakan sosok pejuang perempuan muda yang konsisten berjuang demi menuntut hak-hak kaum buruh di Indonesia.
Menurut Kepala Negara, Museum Marsinah menjadi lambang nyata dari perjuangan masyarakat yang berada di pihak yang lemah. Tempat ini mendedikasikan ingatan publik kepada orang-orang miskin serta mereka yang tidak memiliki kekuasaan maupun kekuatan.
Prabowo kemudian mengingatkan seluruh masyarakat bahwa proses mendirikan sebuah negara merupakan usaha panjang yang penuh dengan kesulitan. Ia menegaskan bahwa peristiwa pembunuhan keji terhadap Marsinah di masa lalu sebenarnya sama sekali tidak perlu terjadi.
Hal tersebut karena bangsa Indonesia berdiri kokoh di atas falsafah dasar Pancasila yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Sebagai insan bertakwa, Presiden mengajak rakyat untuk selalu bersyukur kepada Tuhan atas karunia kedamaian yang ada saat ini.
Kehadiran museum buruh ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sejarah yang penting bagi generasi muda lintas zaman. Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan serta jaminan keadilan bagi seluruh tenaga kerja di tanah air.
Acara peresmian yang berlangsung pada Sabtu pagi tersebut berjalan dengan sangat khidmat serta mendapatkan sambutan hangat warga. Sejumlah elemen serikat pekerja turut hadir menyaksikan momen bersejarah bagi pergerakan kaum buruh nasional tersebut.
Melalui momentum ini, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperkuat tata kelola ketenagakerjaan yang jauh lebih humanis. Kesejahteraan buruh menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan kemajuan ekonomi bangsa yang berkeadilan sosial.





