Agrinas Jaladri Fasilitasi Sertifikasi Kecakapan Nelayan bagi 70 Nelayan di Jawa Timur

Agrinas Jaladri TJSL

Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) memfasilitasi Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) bagi 70 nelayan di Jawa Timur. Perusahaan menjalankan program tersebut melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan berlangsung pada 8 dan 10 September 2026 di dua wilayah Jawa Timur. Lokasinya mencakup Desa Bulumeduro, Kabupaten Tuban, dan Desa Pujiharjo, Kabupaten Malang.

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Nelayan

Program SKN menyasar nelayan yang menggunakan kapal berukuran di bawah 30 Gross Ton (GT). Selain meningkatkan kompetensi, sertifikasi ini memperkuat pemahaman nelayan mengenai keselamatan saat menangkap ikan. Sebanyak 35 nelayan Desa Bulumeduro mengikuti sertifikasi tersebut.

Sementara itu, 35 peserta lainnya berasal dari Desa Pujiharjo. Seluruh peserta tinggal dan beraktivitas di sekitar Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti pembekalan melalui materi dan praktik lapangan. Materi mencakup keterampilan teknis serta aspek keselamatan kerja selama beraktivitas di laut.

BPPP Banyuwangi Berikan Pembekalan

Agrinas Jaladri melibatkan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi dalam kegiatan tersebut. BPPP Banyuwangi memberikan pembekalan dan pelatihan kepada para peserta. Sementara itu, Agrinas Jaladri mendukung penyelenggaraan dan menyediakan fasilitas kegiatan melalui program TJSL.

Setelah menyelesaikan pembekalan, peserta mengikuti ujian sertifikasi untuk memperoleh Sertifikat Kecakapan Nelayan. Sertifikat tersebut menjadi bukti kompetensi nelayan dalam menjalankan kegiatan penangkapan ikan.

Corporate Secretary PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) Feby Chadimun Putra mengatakan SKN mendukung peningkatan kapasitas nelayan. “Kegiatan Sertifikasi Kecakapan Nelayan merupakan bagian dari komitmen Agrinas Jaladri untuk mendukung peningkatan kapasitas nelayan di sekitar KNMP. Kami berharap pembekalan dan sertifikasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi para nelayan dalam menjalankan aktivitasnya, sekaligus meningkatkan perhatian terhadap aspek keselamatan dan profesionalisme dalam bekerja.”

Kolaborasi Lintas Pihak

Agrinas Jaladri menjalankan kegiatan tersebut bersama perangkat Desa Bulumeduro dan Desa Pujiharjo. Perusahaan juga berkolaborasi dengan BPPP Banyuwangi dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kolaborasi lintas pihak membantu memastikan program peningkatan kapasitas nelayan sesuai kebutuhan lapangan.

Melalui program tersebut, Agrinas Jaladri berharap semakin banyak nelayan KNMP memiliki kecakapan sesuai standar. Perusahaan juga akan melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui program TJSL. Fokus kolaborasi mencakup peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat pesisir.