Cetak Brace Kontra Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Ukir Rekor Fantastis di Enam Edisi Piala Dunia

"Satu-satunya pemain yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia," demikian catatan sejarah baru yang diukir oleh Cristiano Ronaldo.
Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo

porenesia.com – Megabintang sekaligus kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Eks penyerang Real Madrid tersebut tampil menggila dengan menyumbang dua gol saat mengantarkan negaranya menggulung Uzbekistan dengan skor telak 5-0. Laga lanjutan babak penyisihan Grup K Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Rabu dini hari WIB ini menjadi panggung pembuktian bagi sang kapten. Pesta gol kemenangan Portugal lainnya dilengkapi oleh aksi menawan Nuno Mendes, Rafael Leao, serta gol bunuh diri dari penjaga gawang Uzbekistan, Abduvohid Nematov.

Kemenangan besar ini sekaligus menjadi momentum krusial bagi Ronaldo untuk membuka keran golnya di turnamen empat tahunan kali ini. Sebelumnya, pemain berjulukan CR7 tersebut sempat mengalami kebuntuan dan gagal mengonversi peluang saat Portugal ditahan imbang 1-1 oleh RD Kongo pada laga perdana. Tambahan dua gol ini tidak hanya mengamankan posisi Portugal di papan klasemen, melainkan juga melahirkan serangkaian rekor baru yang mencengangkan. Publik sepak bola kembali dibuat takjub dengan konsistensi performa fisik dan ketajaman sang pemain yang belum pudar di level tertinggi.

Pemain Pertama yang Selalu Cetak Gol di Enam Piala Dunia

Rekor paling utama dan monumental yang berhasil dipecahkan Ronaldo adalah menjadi satu-satunya pesepak bola di dunia yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Catatan fantastis ini dimulai sejak debutnya pada edisi Piala Dunia 2006 di Jerman dengan torehan satu gol. Konsistensinya berlanjut pada edisi 2010 dan 2014 dengan masing-masing satu gol, lalu meledak di Rusia pada 2018 dengan koleksi empat gol. Ronaldo kemudian menambah tabungan golnya pada edisi 2022 di Qatar sebelum akhirnya menggenapinya di panggung Piala Dunia 2026.

Selain itu, dua gol ke gawang Uzbekistan juga menempatkan namanya sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah panjang pelaksanaan Piala Dunia. Saat merobek jala lawan, Ronaldo tercatat telah menginjak usia 41 tahun 138 hari di bawah langit Houston. Ia hanya kalah dari legenda hidup Kamerun, Roger Milla, yang mencetak gol ke gawang Rusia pada Piala Dunia 1994 dalam usia 42 tahun 39 hari. Pencapaian ini membuktikan bahwa kedisiplinan tingkat tinggi dalam menjaga kebugaran mampu menembus batasan usia biologis seorang atlet profesional di era modern.

Bersanding Bersama Lionel Messi dalam Rekor Unik

Berdasarkan data statistik berkala dari Opta Sports, Ronaldo juga menorehkan rekor unik yang hampir mustahil untuk dipecahkan oleh generasi mendatang. Ia kini resmi bersanding dengan sang rival abadi Lionel Messi (Argentina) dan legenda Michael Laudrup (Denmark) dalam sebuah catatan langka. Ketiga pemain tersebut menjadi figur istimewa yang memegang rekor sebagai pencetak gol termuda sekaligus pencetak gol tertua untuk negaranya masing-masing di ajang Piala Dunia. Sebuah harmoni karier yang membentang sangat panjang dalam kurun waktu dua dekade terakhir.

Ronaldo pertama kali mengukir gol debutnya di Piala Dunia 2006 silam lewat eksekusi penalti ke gawang Iran saat masih berusia 21 tahun 132 hari. Dua puluh tahun kemudian, ia melengkapinya dengan predikat pencetak gol tertua untuk Selecao das Quinas di usia kepala empat. Sementara itu, Michael Laudrup mencatatkan rekor serupa bersama Denmark pada edisi 1986 dan 1998, sedangkan Messi mengukirnya bersama skuad Albiceleste. Dengan performa yang terus terjaga, Ronaldo berpotensi besar untuk terus menambah pundi-pundi golnya sekaligus mempertajam rekor pribadi di sisa laga turnamen.