Gunung Semeru Erupsi 12 Kali Sehari, Kolom Abu Putih Kelabu Capai 1.000 Meter

"Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah Semeru karena rawan lontaran batu pijar," kata Petugas Pos Mukdas.
Erupsi Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru

porenesia.com – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik secara signifikan. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut mengalami erupsi hebat dengan tinggi letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian menjelaskan letupan magma tersebut terjadi pada Kamis petang pukul 17.15 WIB. Kolom abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal bergerak mengarah ke sektor barat daya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mencatat aktivitas kegempaan letusan terekam sangat jelas melalui instrumen perangkat seismograf. Erupsi tektonik ini memiliki amplitudo maksimum sebesar 22 mm dengan durasi gempa selama kurang lebih 165 detik.

Petugas pos pengamatan mencatat Gunung Semeru telah mengalami erupsi sebanyak 12 kali dalam kurun waktu satu hari. Rangkaian letusan intermiten tersebut rata-rata memiliki tinggi kolom asap berkisar antara 500 meter hingga 1.200 meter.

Otoritas setempat saat ini masih menetapkan status aktivitas vulkanik Gunung Semeru pada tingkat Level III atau Status Siaga. Pemerintah daerah melarang keras masyarakat maupun wisatawan untuk melakukan aktivitas apapun di sektor lereng bagian tenggara.

Tim reaksi cepat mengimbau warga agar mewaspadai potensi perluasan awan panas guguran serta ancaman banjir lahar dingin. Aliran material sekunder tersebut rawan menerjang sejumlah sungai yang berhulu langsung di bawah kaki kawah puncak Semeru.