Bela Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Megawati: Jangan Takut Menyuarakan Aspirasi

"Mahasiswa itu masuk sebagai warga negara Indonesia. Jadi mestinya jangan takut. Kalau iya ya iya," ujar Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri

porenesia.com – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membela aksi massa mahasiswa yang berupaya menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta. Menurut Megawati, mahasiswa merupakan bagian dari warga negara yang memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat di ruang publik.

Presiden kelima Republik Indonesia tersebut menyampaikan pembelaannya saat memberikan pidato resmi di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin siang. Dalam acara tersebut, Megawati secara khusus menyoroti barikade pengamanan aparat TNI dan Polri yang dinilai terlalu berlebihan.

Megawati meminta para mahasiswa tidak perlu merasa takut terhadap upaya pencegahan oleh pihak aparat keamanan di lapangan. Ia menilai bahwa tindakan mahasiswa menyuarakan aspirasi merupakan hal wajar dan dilindungi di dalam sebuah negara demokrasi.

Ketua Umum PDI Perjuangan ini bahkan menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak gentar untuk terus bersuara vokal di publik. Beliau bahkan sempat melontarkan tantangan terbuka kepada aparat kepolisian untuk menangkap dirinya jika pernyataan tersebut dianggap bermasalah.

Aksi unjuk rasa dari berbagai elemen kampus pada Jumat lalu sendiri diketahui gagal mencapai titik pusat Bundaran HI. Massa mahasiswa dari berbagai universitas tertahan di Jalan Jenderal Sudirman depan Plaza UOB akibat barikade ketat aparat kepolisian.

Dalam aksi bersama tersebut, para mahasiswa membawa lima tuntutan utama yang ditujukan langsung kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Beberapa poin tuntutan tersebut mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis serta penundaan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.