Kurangi Beban Subsidi, Pemprov DKI Jakarta Segera Sesuaikan Tarif Bus TransJabodetabek

"Kita akan memutuskan beberapa rute yang perlu penyesuaian, karena memang subsidinya terlalu besar," ujar Gubernur Pramono Anung.
Bus TransJakarta
Bus TransJakarta

porenesia.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera melakukan penyesuaian tarif layanan bus TransJabodetabek di sejumlah rute strategis. Kebijakan ini diambil sebagai langkah taktis untuk mengurangi beban subsidi operasional kendaraan yang dinilai terlalu besar.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi rencana pemangkasan anggaran subsidi transportasi massal tersebut saat mengunjungi wilayah Jakarta Timur. Pramono menegaskan langkah penyesuaian tarif ini sudah tidak bisa dihindari lagi demi kesehatan postur anggaran daerah.

Pihak pemerintah daerah saat ini masih melakukan kajian mendalam terkait kepastian besaran tarif baru yang akan berlaku. Pemprov DKI Jakarta juga belum merilis daftar lengkap mengenai rute-rute TransJabodetabek yang terdampak kebijakan evaluasi ini.

Salah satu jalur utama yang dipastikan masuk dalam daftar evaluasi adalah rute SH2 penghubung Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta. Tarif bus untuk koridor bandara tersebut kini tengah digodok dengan kisaran harga antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.

Layanan bus koridor khusus Blok M menuju Bandara Soetta itu sendiri baru diluncurkan resmi pada pertengahan Maret lalu. Pemerintah berharap penyesuaian harga tiket ini tetap dapat menjaga kualitas layanan transportasi publik tanpa membebani keuangan daerah.