porenesia.com – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim resmi mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi Kamis pagi. Langkah penahanan ini bergulir setelah Silmy menjalani serangkaian pemeriksaan intensif pascaoperasi tangkap tangan di Jakarta Barat.
Pantauan lapangan menunjukkan Silmy keluar dari ruang penyidik dengan tangan terborgol pada pukul 08.36 WIB. Mantan Direktur Utama Krakatau Steel tersebut hanya tertunduk membisu saat menerobos kerumunan awak media menuju mobil tahanan.
Sebelum resmi ditahan, Silmy Karim sempat menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK pada Rabu malam kemarin. Keberadaan pejabat negara tersebut sempat tidak diketahui publik setelah tim satgas KPK menggelar operasi senyap di lapangan.
Kasus korupsi ini bermula dari operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan pengurusan izin Tenaga Kerja Asing. Tim penindakan KPK mengamankan total 17 orang yang terdiri atas unsur penyelenggara negara serta pihak swasta.
Selain Silmy, petugas juga menangkap Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra di wilayah hukumnya. Penyidik mengamankan sejumlah barang bukti mewah berupa tujuh unit mobil, belasan motor, hingga ratusan gram logam mulia.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan penangkapan para tersangka tersebar di wilayah Jakarta, Jawa Barat, hingga Bali. Pihak lembaga antirasuah kini tengah merampungkan berkas perkara guna proses hukum lebih lanjut di pengadilan tipikor.





