Copot Kepala BGN yang Jadi Tersangka, Prabowo Beri Peringatan Keras ke Mitra MBG Nakal

"Kalau pun saudara mitra yang berengsek tapi tidak mau ngaku, saya beri kesempatan kembali lah," ujar Presiden Prabowo.
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

porenesia.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh mitra program Makan Bergizi Gratis yang bertindak curang. Ancaman tersebut disampaikan langsung di hadapan 12.000 penggerak program dalam sebuah acara besar di Sentul, Bogor.

Presiden meminta para mitra yang bermasalah untuk segera bertobat dan kembali ke jalan yang benar secepatnya. Kepala Negara juga mengingatkan para pengusaha agar tidak mencoba-coba menguji kekuatan hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peringatan tegas ini mencuat setelah perombakan besar-besaran pada struktur kepemimpinan Badan Gizi Nasional akibat masalah integritas. Presiden mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua orang wakilnya setelah mengevaluasi kinerja lembaga selama 1,5 tahun.

Prabowo menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN baru untuk membersihkan tata kelola program prioritas nasional tersebut. Nanik akan memimpin badan tersebut dengan didampingi oleh dua wakil kepala, yaitu Agustina Arumsari dan Trenggono.

Pascapencopotan tersebut, Kejaksaan Agung langsung bergerak cepat menangkap tiga mantan pimpinan teras BGN di Jakarta. Korps Adhyaksa resmi menetapkan Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi besar.

Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaiman mengungkapkan para tersangka mengondisikan verifikasi portal kemitraan secara sepihak demi keuntungan pribadi. Mantan pejabat tersebut menunjuk yayasan boneka yang terafiliasi dengan mereka untuk mengeruk insentif miliaran rupiah setiap hari.