Rupiah Tembus Rp17.670, Menkeu Purbaya Pastikan Kondisi Ekonomi Jauh Lebih Aman dari Krisis 1998

"Situasi makro kita lebih baik, fundamental lebih kuat. Dan depresiasi rupiah itu jauh lebih rendah dari kasus sebelumnya," kata Purbaya.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudi Sadewa
Menteri Keuangan, Purbaya Yudi Sadewa

porenesia.com – Pemerintah menegaskan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam koridor aman meskipun nilai tukar rupiah melemah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut situasi keuangan sekarang sangat berbeda jauh dibanding krisis moneter tahun 1998.

Purbaya mengatakan laju pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat saat ini masih tergolong cukup terkendali. Angka depresiasi mata uang garuda tercatat hanya berada di kisaran empat sampai lima persen saja belakangan ini.

Kondisi tersebut dinilai jauh dari situasi tahun 1998 saat nilai tukar rupiah anjlok berkali lipat hingga memicu krisis. Menkeu menilai kekuatan fundamental ekonomi nasional saat ini terbukti masih cukup kuat dalam menghadapi berbagai tekanan global.

Pemerintah juga terus memantau pergerakan pasar keuangan domestik yang terdampak oleh dinamika sentimen dari pasar internasional. Purbaya mengakui faktor persepsi pasar menjadi salah satu penyebab utama terjadinya fluktuasi nilai tukar rupiah belakangan ini.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, mata uang rupiah ditutup melemah ke level Rp17.670 per dolar AS pada Kamis lalu. Tren pelemahan serupa ternyata juga melanda sejumlah mata uang negara Asia lain akibat keperkasaan dolar Amerika Serikat.

Penurunan nilai tukar terjadi pada mata uang yen Jepang, won Korea Selatan, dolar Singapura, hingga baht Thailand. Meski begitu, pemerintah optimistis ketahanan ekonomi Indonesia saat ini masih jauh lebih baik daripada dua dekade silam.

Kuatnya stabilitas sektor perbankan dan cadangan devisa menjadi faktor penting yang menjaga benteng ekonomi nasional tetap kokoh. Sistem pengawasan fiskal yang ketat juga terus berjalan demi meminimalkan dampak dari gejolak pasar keuangan global.