Rupiah Anjlok, Presiden Prabowo Sebut Pelemahan Dolar Tidak Berdampak Langsung Bagi Warga Desa

"Masyarakat di daerah pedesaan tidak menggunakan mata uang asing tersebut dalam kehidupan sehari-hari," tutur Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

porenesia.com – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan tanggapan santai mengenai kondisi pergerakan nilai tukar rupiah yang terus mengalami pelemahan. Kepala Negara menyebut anjloknya kurs mata uang rupiah tidak membawa dampak langsung bagi kehidupan ekonomi warga pedesaan.

Menurut Presiden Prabowo, masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan saat ini lebih berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari. Pernyataan tersebut ia sampaikan di sela-sela acara peresmian Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu kemarin.

Mantan Menteri Pertahanan tersebut mulanya menyinggung opini dari sejumlah pihak yang kerap menebar kepanikan di tengah masyarakat luas. Pihak-pihak tersebut sering menyebut kondisi stabilitas ekonomi nasional Indonesia berada dalam bahaya besar karena faktor eksternal tersebut.

Presiden Prabowo menyayangkan adanya ramalan buruk yang menyebut Indonesia akan segera mengalami kebangkrutan hingga situasi konflik atau chaos. Oleh karena itu, Kepala Negara meminta publik luas agar tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan saat ini.

Ia menegaskan pergerakan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat tidak menjadi konsumsi utama bagi masyarakat di daerah pelosok. Warga desa sama sekali tidak menggunakan mata uang asing tersebut untuk bertransaksi dalam roda kehidupan sehari-hari mereka.

Pemerintah pusat juga terus memastikan bahwa pasokan komoditas pangan pokok di seluruh pasar tradisional tetap aman dan stabil. Stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat daerah dinilai jauh lebih krusial untuk menjaga daya beli riil masyarakat.

Otoritas moneter dan fiskal nasional juga terus bekerja sama secara intensif demi menjaga benteng pertahanan ekonomi dalam negeri. Sinergi kuat antarlembaga negara ini diharapkan mampu meminimalkan dampak negatif dari ketidakpastian kondisi geopolitik global yang dinamis.