Gagasannya Sangat Besar, Menko Pangan Zulhas Akui Butuh Waktu Pahami Program Koperasi Merah Putih

"Terus terang kami sempat belum menangkap secara utuh karena gagasan dari Presiden Prabowo ini begitu besar," ujar Menko Zulhas.
Zulhas
Zulhas

porenesia.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengakui tidak mudah untuk langsung menjalankan program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Ia memerlukan waktu khusus untuk memahami secara utuh maksud dan tujuan dari gagasan besar Presiden Prabowo Subianto.

Pria yang akrab disapa Zulhas ini berterus terang bahwa dirinya sempat belum menangkap esensi program karena gagasannya begitu besar. Ia baru memahami konsep KDKMP setengah-setengah saat pertama kali menerima paparan awal mengenai program ekonomi kerakyatan tersebut.

Zulhas menyebut sejumlah menteri terkait di Kabinet Merah Putih juga memerlukan waktu transisi untuk mencerna ide besar tersebut. Salah satunya adalah Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang kini mengemban tanggung jawab utama dalam mengawal jalannya program.

Setelah berdiskusi intensif, para menteri baru memahami penerjemahan konsep besar tersebut ke dalam langkah taktis di lapangan. Zulhas juga menyamakan skala besar program koperasi ini dengan program strategis nasional lainnya seperti Makan Bergizi Gratis.

Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan sebanyak 1.061 unit KDKMP di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah bahkan menargetkan lebih dari 30 ribu unit koperasi baru akan beroperasi penuh pada pertengahan Agustus mendatang.

Ketua Umum PAN tersebut melayangkan pujian tinggi terhadap seluruh program kerja Presiden Prabowo yang dinilai sangat pro rakyat. Ia menegaskan jajaran kementerian siap membantu menyukseskan berbagai program strategis demi mengangkat derajat ekonomi masyarakat kelas bawah.

Dukungan penuh dari kementerian teknis menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran operasional ribuan koperasi baru di pedesaan. Kerja keras lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha mandiri yang tangguh di tingkat kelurahan.

Pemerintah optimistis kehadiran puluhan ribu koperasi ini akan menjadi mesin penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkeadilan. Keberhasilan program ini nantinya akan memperkuat sistem ketahanan pangan serta memandirikan perekonomian warga desa secara berkelanjutan.