porenesia.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian berhasil menjaring belasan ton ikan sapu-sapu. Langkah tegas ini diambil untuk membersihkan ekosistem sungai di wilayah ibu kota dari dominasi spesies ikan invasif.
Kepala Bidang Perikanan Dinas KPKP DKI Jakarta Eny Suparyani menyatakan petugas berhasil menangkap total 12,56 ton ikan. Operasi penangkapan massal ini sudah berlangsung secara intensif sejak pertengahan April tahun 2026 di berbagai aliran sungai.
Petugas gabungan terus melanjutkan proses pembersihan di sejumlah titik rawan kemunculan ikan sapu-sapu tersebut secara berkala. Eksekusi di lapangan melibatkan jajaran Suku Dinas KPKP wilayah bersama dengan pihak Pemerintah Kota setempat secara bersinergi.
Pihak dinas juga terus memperbarui jadwal pelaksanaan operasi penangkapan secara rutin pada setiap minggunya demi efektivitas kerja. Pemprov DKI Jakarta telah menerapkan prosedur operasi standar yang sangat ketat terkait penanganan seluruh hasil tangkapan tersebut.
Petugas di lapangan mendapatkan instruksi langsung untuk segera mematikan dan mengubur seluruh ikan di lokasi khusus yang ditentukan. Langkah pemusnahan ini menjadi jaminan utama agar tidak ada lagi ikan invasif yang kembali lolos ke perairan.
SOP penguburan ini juga bertujuan mencegah adanya pihak tidak bertanggung jawab yang memperjualbelikan hasil tangkapan secara ilegal. Dinas KPKP berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian keanekaragaman hayati lokal di seluruh ekosistem air tawar Jakarta.
Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta menargetkan upaya pengendalian populasi hewan air ini dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Pemerintah akan menjadikan penangkapan terarah ini sebagai agenda rutin bulanan maupun triwulanan di wilayah kota Jakarta.
Program pembersihan ini diharapkan mampu memulihkan keseimbangan ekologis sungai serta memberikan ruang hidup bagi jenis ikan asli Indonesia. Partisipasi aktif dari masyarakat sekitar bantaran sungai juga sangat diperlukan guna mendukung keberhasilan agenda pelestarian ini.





