porenesia.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengusulkan sebanyak 9.759 formasi untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Usulan tersebut berasal dari 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah menyampaikan rincian kebutuhan aparatur mereka.
Sekretaris Bapeg Sumut Muhammad Taufik Tarigan menyebut pengusulan ini merujuk pada Surat Edaran Menteri PANRB terbaru. Dinas Pendidikan menjadi instansi dengan kebutuhan terbesar yang mencapai angka 5.060 formasi guru pada tahun ini. Selain tenaga pendidik, Rumah Sakit Haji juga mengusulkan sebanyak 1.100 tenaga kesehatan untuk memperkuat layanan medis. Dinas Perhubungan turut mengajukan kebutuhan 693 tenaga teknis guna mendukung kelancaran operasional transportasi di wilayah Sumatera Utara.
Penerimaan CPNS ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan birokrasi yang lebih bersih dan akuntabel. Pemerintah daerah juga berharap langkah ini mampu mengurangi angka pengangguran serta memperkuat stabilitas nasional di daerah. Pihak Bapeg Sumut saat ini masih menunggu sinkronisasi anggaran dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Sinkronisasi anggaran sangat penting sebelum pemerintah daerah secara resmi menyampaikan usulan formasi final kepada Menpan RB.
Kepala Bidang Pengadaan Bapeg Sumut Muhammad Yusuf menyatakan belanja pegawai Pemprov Sumut saat ini masih tergolong aman. Hingga tahun 2026, porsi belanja pegawai dilaporkan masih berada di bawah angka 30 persen dari total APBD. Data per April 2026 menunjukkan jumlah ASN di lingkungan Pemprov Sumut kini tercatat sebanyak 35.838 orang. Sebagian besar dari aparatur tersebut telah mengikuti penilaian kompetensi melalui assessment center guna pemetaan profil pegawai.
Pemerintah terus melakukan pendataan kebutuhan ASN secara menyeluruh ke setiap instansi untuk memastikan distribusi pegawai yang tepat. Proses rekrutmen ini nantinya akan tetap mengedepankan aspek kualitas birokrasi tanpa membebani kondisi fiskal daerah secara berlebihan.




